Monika menghadiri pemakaman ayahnya dengan mata sembab, dia memang membenci ayahnya tetapi tidak banyak waktu yang ia berikan pada ayahnya di akhir hidup beliau juga memberinya penyesalan yang sangat mendalam. Berbeda dengan adiknya yang bisa mempunyai waktu lebih banyak karena rutin mengunjungi ayahnya sehingga tahu keadaannya yang ternyata kian menurun. Semuanya berada di sini ikut berduka akan kepergian ayahnya termasuk ibu dan ayah tirinya, Shaka dan sang Ibu juga segera pulang ke Indonesia saat kabar meninggalnya sang ayah sampai pada mereka. Satu persatu orang yang berada di sana mulai pulang tinggalah Adam, Monika, Maurin, Salsa serta kedua mantan istri dari almarhum. "Mbak, bisa kita bicara," ucap Tiara pada Marina ibu dari Monika. "Tentang?" "Segala peninggalan dari Mas Agus

