Aku menutup sambungan telepon m Ini agak aneh sih, apa benar pria itu sakit sampai masuk rumah sakit? Kok tadi pagi perasaan masih baik-baik saja. Ya walaupun dia ngeluh sakit, tapi aku lihat masih bisa makan dengan lahap. Ah, sudahlah, bodo amat, palingan cuma akal-akalan pria itu saja. Mataku kembali fokus ke layar komputer. Tinggal sedikit lagi. Ternyata benar kata orang, kalau waktu dipakai untuk bekerja, berasa sangat singkat. Beda cerita saat aku masih nganggur. Menunggu dari pagi hingga tengah hari itu rasanya kayak seabad. Ada yang bilang kalau istri diam di rumah tuh enak, gak capek, gak dikejar waktu mau apa tinggal minta. Oh percayalah, semua hanya saling menduga. Aku kasih tahu, rebahan dan main gadget kelamaan tuh capek juga lama-lama. Kalau sekarang kan gak berasa, mengerja

