Setelah banyak bicara yang aneh, si Tina langsung pergi begitu saja. Sedangkan aku masih diam di tepi danau. Hari juga mulai gelap. Sialan, niat hati ingin menenangkan pikiran, malah dapat sesuatu yang menyebalkan. Aku jadi penasaran, bener gak sih apa yang dikatakan si Tina? Masa Reza menikah denganku karena hartanya sih? Satu hal yang menarik. Tina bilang, Reza tidak pernah menyentuhnya. Bahkan ciuman juga tidak. Mungkin ini yang membuatnya yakin jika Reza tak menyukai wanita. Tapi tadi siang itu Reza bahkan hampir memakanku. Aku juga sempat melihat Reza diselimuti kabut gairah. Hanya saja, entah kenapa malah mewek gak jelas lalu mengusirku. Ah, ini aneh. Si Tina lebih aneh lagi. Kenapa aku dikelilingi oleh orang-orang aneh sih? "Hei, sedang apa kamu di sini?" Seseorang memanggilku.

