Pria Aneh?

1035 Kata

Aku malas berdebat hari ini. Rasanya kalau dijabarkan, kepalaku seperti gunung berapi yang sebentar akan meledak. Status siaga menjadi awas. "Sesil! Kenapa tidak menjawab?" Reza masih membuntuti di belakang. "Aku mau tidur," ucapku tanpa melihat ke arah pria itu. Lebih baik aku masuk ke kamar mandi dan secepatnya ke tempat tidur. Walau aku gak yakin, malam ini aku bisa tidur dengan nyenyak. Setelah aku jawab, Reza diam lalu duduk dengan tenang di atas sofa kamar. Tangannya meraih laptop dan nampak mulai bekerja. Seharian ini sepertinya Reza tidak ke kantor sama sekali. Alasannya sih pria itu sakit. Tapi bodo amat lah, aku gak peduli. Awalnya memang aku bersemangat untuk menggoda pria yang sudah dua kali cerai itu, tapi setelah mendengar ucapan Tina, aku jadi goyah. Ada banyak hal be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN