Apa Maksudnya?

1091 Kata

Pagi yang menyebalkan! Sudah capek bikin sarapan, bukannya berterima kasih malah dilarang lagi masak omelet yang notabene hasil usaha kerasku agar bisa masak. Reza sendiri sudah berangkat sejak tadi. Sedang aku masih duduk manyun dengan tangan mengepal kuat. Mau nonjok tapi takut kalah duel. Ya kali, aku bisa menang melawan Reza yang tingginya saja jauh di atasku. "Nyonya masih marah ya?" Suti bertanya dengan nada takut. "Iya, kenapa? Kamu mau ngejek masakanku juga?" tanyaku sengit. Suti menggeleng cepat, "Tidak, Nya. Malah menurut saya, masakan Nyonya enak kok. Bahkan saya salut sama Nyonya mau belajar masak sampai berhasil begitu." "Tuh kan? Lidah kamu juga bisa merasakannya. Fiks, Tembok Berlin itu sudah tidak normal sepertinya. Enak begini masa dilarang bikin lagi sih?" Suti mala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN