Kembali ke malam pesta Ciara. Setelah Anya berlari karena rasa malu yang menyelimutinya, Arya berhasil mengejar dan menarik lengan Anya sebelum perempuan itu berlari lebih jauh lagi. Nyaris mengelilingi resort. “Anya, sayang, kamu mau ke mana? Kenapa lari?” Arya bertanya di tengah napasnya yang tak beraturan akibat ikut berlari untuk mengejar Anya. Lumayan juga jadi harus jogging malam-malam begini, kan? “Arya, what just happened? What did I do? Kenapa aku—aku malu!” Anya benar-benar tidak tahu harus berkata apa. Semakin diingat semakin Anya ingin meloncat saja ke laut dan menenggelamkan dirinya di sana. Tentu saja Arya tidak tersinggung akan ucapan Anya yang menyatakan bahwa dirinya malu atas apa yang dilakukannya tadi. Karena Arya tahu malu yang Anya rasakan bukan karena Arya teta