Pagi harinya Kringg.. kringg.. Bunyi Alarm mengganggu tidur Callista. Tangannya bergerak tidak tentu arah mencoba meraih ponsel tersebut untuk mematikan Alarm. Setelah menemukan ia langsung mematikan Alarm tersebut. Samar-samar Callista melihat pukul lima pagi dari layar ponsel tersebut. “Udah pagi, ya.” gumamnya Deg Callista baru tersadar ponsel yang ia pegang bukanlah miliknya. Dan ia juga teringat dengan kejadian tadi malam. Di mana ia bersama tiga orang preman dan Reynand. “Astaga, di mana aku?” ucapnya dengan panik Callista mencoba bangun namun terasa kesulitan. Ia juga merasakan beban berat di atas tubuhnya. Callista menunduk untuk melihat apa yang menimpa perutnya. Dan… “Astagfirullah’haladzim.” pekiknya Callista langsung bangun karena terkejut dengan apa yang terjad

