Naya berdiam diri di tempat tidur. Ia sedang menuliskan pesan untuk Indi yang berulang kali dihapusnya. "Ah, aneh sekali. Biasanya juga aku kirim pesan ya kirim saja. Kenapa sekarang jadi banyak ragu?" Naya menggumam. Tiba tiba ponselnya berbunyi. Ia kaget ketika mengetahui kalau Rayyan menghubunginya. Naya langsung duduk di tempat tidurnya. Rayyan : "Halo.." Suara Rayyan terdengar sendu dan lemah. Naya : "Ada apa? Kamu kenapa?" Rayyan : "Pa-papa masuk ICU." Naya : "Aku ke sana. Tunggu." Ia bersiap siap dan berganti pakaian. Setengah berlari, Naya keluar dari kamar tidurnya. "Kamu mau kemana?" Inka kaget ketika bertubrukan dengan putranya. "Mam, ke rumah sakit dulu. Papanya Rayyan masuk ICU," Naya berlari keluar rumah. Inka ikut mengantarkannya ke teras, "Kabari mama."

