RIBUT RIBUT

1510 Kata

Hana dan Ghea terus mengobrol hingga tak terasa ada panggilan untuk segera ke rumah sakit. "Kak, aku harus ke rumah sakit lagi," ucap Hana. "Aku antar," Ghea meminum sisa air di gelasnya. "Tidak usah kak. Ini jalan satu arah, kalau pakai mobil malah jadi memutar. Aku lari saja," jelas Hana. "Dari sini tinggal belok kiri dan lurus saja ke rumah sakit." "Yakin? Tidak apa apa?" Ghea memastikan. "Iya, tidak masalah," Hana mengangguk. "Kak, maaf aku duluan ya.." "Bye. Thank you Hana.." Ghea melambaikan tangannya. Ia pun bergerak ke arah kasir untuk membayar makanannya. Setelahnya melangkah keluar restoran. Namun, di luar teras, tiba tiba ada seorang perempuan menghadangnya. "Apa kita bisa bicara?" tanyanya. Ghea mengerutkan keningnya. Ia mengetahui perempuan ini yang datang b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN