Daka mencium Mila berulang kali. "Calon istriku terbaik!" Daka naik ke atas tubuh Mila dan menatapnya dengan lembut. Mila tersenyum, "Jujur, aku sedikit takut. Apa mereka bisa menyakitiku? Sefanatik itu?" Daka mengecup kening Mila sambil membelai lembut rambutnya, "Entahlah... Aku tidak bisa menjagamu dua puluh empat jam, tapi aku akan mencari cara agar mereka tidak mengganggumu." "Apa bisa aku minta cctv rumah sakit?" tanya Daka. "Kita cari tahu identitas kedua perempuan itu dan meminta pertanggungjawaban mereka." "CCTV bisa saja. Tapi, pertanggung jawaban apa?" tanya Mila. "Sudah mengunggah foto dan videomu tanpa izin," jawab Daka. "Kita akan take down semuanya." "Aku akan memikirkan kemungkinan untuk proses hukum," jelasnya lagi. "Ah, tidak perlu..." ucap Mila. "Nanti

