MAMPIR

1015 Kata

Arfa menatap Sena dengan penuh harap. "Iya aku mau pulang," Sena mengangguk. "Boleh aku antar?" Arfa mengulang pertanyaannya. Sena mengangguk, "Tapi studioku agak jauh dari sini. Tidak apa apa?" "Ka-kamu tinggal di studio?" tanya Arfa memastikan. "Iya," Sena kembali mengangguk. "Aku membeli bangunan tua dua lantai dan merenovasinya. Mmm.. Lantai satu khusus studio dan menjadi basecamp Langit Senja. Sedangkan lantai dua menjadi tempat tinggalku." "Oww.." Arfa mengangguk angguk. "Aku akan mengantarmu. Jauh atau dekat tidak masalah." Sena tergelak, "Baiklah. Thanks before." "Ayo," Arfa mengajak Sena pergi. Keduanya bergerak pergi menuju kediaman Sena. Perjalanan memakan waktu sekitar lima puluh menit hingga akhirnya tiba di basecamp Langit Senja tersebut. Tidak ada tanda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN