TIDAK BISA DIPAKSAKAN

1713 Kata

Tok, tok, tok... "Masuk," ucap Darma menjawab ketukan tersebut. Pintu ruangannya terbuka, sekretarisnya muncul di ambang pintu, "Bapak ada Ibu Ghea." "Ah ya," Darma tersenyum lebar. Ia mendekat ke arah pintu tepat saat Ghea memasuki ruangannya. Sekretarisnya keluar ruangan dan menutup pintunya. Darma melingkarkan kedua tangannya di pinggang Ghea dan mendekapnya dengan erat, "Miss you." Ghea membalas pelukan Darma sambil tersenyum, "Aku tadi dari Rumah Sakit Besari dan memutusskan untuk mampir ke sini sebelum kembali ke kantor." "Sudah tidak perlu kembali ke kantor," Darma mencium bibir Ghea dengan lembut. Ia membawa tubuhnya ke arah sofa. Ghea hanya tergelak, "Kamu kuat juga." "Tentu saja," Darma tergelak. "Apa kamu pikir aku lemah?" Ghea mendekat ke arah Darma dan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN