73. SUNGGUH KETERLALUAN

1632 Kata

Digo senang melihat Hana semakin membaik, meskipun Hana masih hilang ingatan. Rion diajak Luna menemani pemotretan lagi, dia melakukan itu dengan senang hati, namun saat ingin pulang, hatinya dibuat perih dengan pemandangan yang mesra antara Luna dan tunangannya. Zein mencoba melakukan sesuatu agar Vian kangen saat bersamanya, meski masih sekedar teman, akan tetapi Vian mengatakan bahwa dia akan lama berada di luar negeri, entah itu sampai kapan. *** Waktu terus berlalu, saat malam Minggu kedua sahabat Digo alias Rion dan Zein datang lagi menjenguk dan menemani Digo. Mereka ikut bahagia mengetahui kondisi Hana sudah membaik, mereka mengobrol banyak di luar ruangan dan Zein sempat memberi tahu akan mimpinya, yaitu Digo berkelahi dengan seorang pria dan Digo terkena pukulan, Digo tersenyum

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN