Sebelum lusa, dimana ia sudah berjanji dengan Eun untuk mengajak gadisnya berlibur, malam ini Ryeon harus bisa mengajak Haneul ke suatu tempat untuk menjalankan kesepakatan mereka berdua. "Ryeon-ah, kau mau kemana?" Eun mendekat sembari menggenggam gelas keramik yang berisi cokelat panas dengan kedua tangannya. Agak aneh melihat Ryeon berdandan rapi dengan jaket kulit dan celana jeans jika laki-laki ini tidak akan pergi kemana-mana. Semula Ryeon yang mengancingkan res jaketnya, menegakan tatapannya, lalu tersenyum. "Ah, aku hanya ingin keluar sebentar. Kau di rumah saja, ya?" Ryeon mendekat, lalu mengusap rambut Eun lembut, kemudian mengecup puncak kepala gadisnya yang begitu wangi. Entahlah wangi apa yang jelas Ryeon suka. "Kau ada urusan?" Satu tangan Eun merapikan jaket Ryeon.