Bara menatap kepergian cucunya dengan langkah yang terlihat tidak bersemangat. Semoga dia bisa mengambil keputusan yang tepat, mendengarkan sarannya. Bara tahu jika Zahra maupun Vanya pada awalnya memanfaatkan cucunya demi kepentingan masing-masing. Mereka salah, tapi Khavi tidak tegas. Itu yang membawanya dalam keadaan seperti ini. Memperjuangkan Vanya pasti di rasa berat untuk Khavi, sementara menolak Zahra dia tidak bisa. Apa dirinya ini terlalu menakutkan sampai Khavi segan menolak sarannya untuk menikah dengan Zahra dulu? Jika di pikir-pikir dirinya juga ambil bagian dalam masalah Khavi, dan ia akan bertanggungjawab sebisanya. Menyarankan untuk bertahan di pernikahan tanpa cinta yang penuh mungkin tidak mudah, apalagi jika Khavi masih memiliki perasaan pada wanita lain. Tapi hanya

