52. Karena Dia Anakmu!

1730 Kata

Malam itu tidak hanya Raga dan Khanza yang ikut ke rumah sakit, tapi Khaira juga. Namun, tidak dengan Argan, dia sedang tidak ada di rumah. Tengah menemui seseorang yang paling dia hormati, yaitu Ayah mertuanya. Menceritakan apa yang barusaja dia ketahui. "Saya bersedia mengundurkan diri jadi pemimpin pesantren, rasanya tidak pantas karena mendidik anak dan menjaga keluarga saja saya gagal, Ayah." Bara menepuk pundak menantunya untuk menangkan. "Kalau kamu mengundurkan diri, lalu siapa yang akan memimpin? Khavi? Lebih tidak mungkin lagi bukan? Sedangkan Rafa dia jauh dan memang sejak awal menolak untuk ambil bagian penting di sini. Hanya kamu yang bisa saya andalkan di usia saya yang sudah tua ini. Tetap pada jalanmu, manusia hidup tidak akan pernah terlewat dari yang namanya ujian. Tin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN