Eps 41. Rumah sakit

2068 Kata

“Izroill!” Yuna memberontak, menggigit tangan yang mencekal tangannya. Lalu menendang pria yang satunya sampai pria itu terjungkal. Rasa takut menghilang seketika setelah melihat kondisi suami yang sangat memprihatinkan. Ia loncat dari atas meja, berlari kearah Pangeran yang hampir oleng, memeluk tubuh Pangeran yang sudah bersimbah darah. Dorr! Peluru yang asisten Mr. Revan lepas, mengenai bahu Yuna. Kedua mata Yuna membulat, melotot menahan rasa sakitnya. Pangeran meraba bahu yang udah bolong, menutupnya. Sangat berharap tangannya bisa menghentikan darah yang mengucur keluar. “Ay,” lirihnya. Menarik tubuh Yuna, menatap tubuh telanjang itu untuk pertama kali. Wajah pucat Yuna mengulas senyum. “Aku sayang kamu, Izroil.” Ungkapnya disertai bulir bening yang menetes. Pangeran merengkuh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN