Siang itu rumah terasa cukup tenang. Mirna sedang beristirahat di kamar tamu, Jevan masih di kantor, dan ART berada di dapur menyiapkan makan siang. Ruang keluarga hanya diisi oleh suara televisi yang menyala pelan dan cahaya matahari yang masuk melalui jendela besar. Vania duduk di sofa dengan posisi sedikit bersandar, satu tangan menopang punggungnya sementara tangan yang lain mengusap perutnya yang sudah besar. Kehamilan tujuh bulan benar-benar mulai terasa berat. Nafasnya kadang lebih pendek, tubuhnya lebih cepat lelah, dan perutnya terasa semakin sering bergerak. Jelita duduk di karpet dekat meja sambil membuka laptopnya. Ia sedang mengerjakan tugas kuliah, tapi sesekali matanya tetap melirik ke arah Vania tanpa sadar. Sejak kejadian di kampus beberapa hari lalu ketika Vania hampir j

