Hari-hari berlalu tanpa kabar antara Kabiru dan sahnum. Sudah setengah bulan semenjak kepergian Sahnum dan mereka tidak saling berkabar meski satu kata pun. Kabiru memilih menetap di kota malang bersama ibu dan adiknya, Kabiru mengejar beasiswa di universitas design. Enam bulan tanpa Sahnum, Kabiru tetap tidak terbiasa. Baginya Sahnum masih di sampingnya, menemaninya dan selalu menghiburnya. Kini Kabiru tengah berada di lantai teratas kampusnya, pria itu menatap langit dengan senyum tipis yang menghiasi wajahnya. Rambut Kabiru tampak bergerak-gerak diterpa angin. Setiap hari, kabiru akan ke rooftop untuk sekadar menatap langit. Dengan begitu ia merasa lebih dekat dengan Sahnum. Meski mereka berjauhan, mereka tetap berada di bawah langit yang sama. Mungkin perpisahan ini untuk sementara

