Iresh akhirnya sampai juga di lokasi. Ia pun langsung menuju parkiran motor dan memarkirkan motornya. Beberapa saat kemudian disusul Zavia yang datang dengan menggunakan motornya sambil menutupi wajahnya dengan masker hitam agar tidak ada yang mengenalinya. “Hhmm … masuk nggak, ya?” tanya Iresh setelah meletakkan helmnya di atas jok motornya. Gadis itu tampak terlihat ragu untuk masuk ke dalam tempat itu. Di sana dia melihat banyak perempuan yang berpenampilan seksi sedang keluar masuk. Hanya dirinya saja perempuan yang mengenakan jaket hoodie yang dipadukan dengan celana jeans. “Tapi kalau aku nggak masuk nanti dia akan melaporkan aku ke polisi. Ya … Tuhan, tolong lindungilah hamba Mu ini,” ucap Iresh di dalam hati. Setelah memantapkan hati, Iresh pun langsung melangkahkan kakinya

