Matahari sudah terbenam di ufuk barat. Sekarang sudah tergantikan dengan cahaya rembulan yang setia menerangi malam. Tiga orang pria tampak sedang berkumpul di sebuah mansion mewah milik Lukas. Di dalam rumah pria itu memang ada sebuah mini bar. Dia memang sengaja menyediakan tempat itu untuk teman-temannya ketika sedang berkumpul di rumahnya. “Alasan Ishan sungguh aneh,” ucap Lukas sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Lukas memang benar-benar tidak habis pikir dengan alasan yang diberikan oleh salah satu sahabatnya tersebut. Begitu juga dengan Arkan dan Leo yang juga tidak mengerti kenapa sekarang Ishan terkesan menghindar dengan alasan yang seperti sedang dibuat-buat. Kali ini Ishan tidak terlihat karena pria itu tidak ikut bergabung dengan alasan yang sangat tidak masuk akal.

