Memasuki apartment yang ditinggali oleh Gendis. Setelah resmi menjadi sepasang kekasih, Gendis tidak lagi melarang Gama untuk masuk ke dalam tempat tinggalnya itu. Dua kantong belanja yang ada di kedua tangan, Gama letakkan di atas meja mini bar sekaligus digunakan sebagai meja makan. Apartemen yang tidak luas sehingga penghuninya harus pandai memanfaatkan ruangan yang tersedia. Gendis sudah mendekat dan bersiap membantu membongkar belanjaan mereka, akan tetapi langsung dilarang oleh Gama. "Biar saya saja. Lebih baik Mbak Gendis mandi biar segar. Saya tahu Mbak Gendis pasti gerah." Gendis tersenyum, "Tahu saja jika bawaan ibu hamil selalu gerah. Ya sudah aku tinggal mandi ya?" "Iya. Jika Mbak Gendis butuh teman mandi, saya bersedia. Mungkin butuh bantuan menggosok punggung atau ... Auw!