73. Kedewasaan Gama

1872 Kata

"Mbak! Pulang yuk!" ajakan Gama mendongakkan kepala Gendis. "Kamu duluan deh! Aku masih ada kerjaan. Tinggal sedikit lagi nanggung jika aku pulang sekarang." Mendengar jawaban Gendis, sungguh Gama tidak suka. Bukan karena penolakan sang kekasih untuk pulang bersama, hanya saja Gama khawatir jika membiarkan Gendis terlalu memforsir tenaga untuk bekerja. Mana lagi hamil juga. Iya, Gama paham tujuan Gendis sebenarnya karena wanita itu membutuhkan banyak uang untuk biaya hidup serta untuk biaya persalinan serta kebutuhan bayinya. Tapi, Gama sungguh tidak keberatan jika harus menanggung hidup perempuan itu bersama anak yang ada dalam kandungan. Toh, setelah lahiran nanti dia akan menikahi Gendis juga. "Besok masih ada waktu, Mbak. Dikerjakan besok saja jangan suka lembur. Ingat! Kesehatan Mb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN