"Nyenyak sekali tidurku semalam. Ada apa ya?" Aluna bangun di pagi hari dengan tubuh yang terasa bugar. Semalaman dia tidak terbangun dari tidurnya karena kesulitan bernapas. Entah, dirinya merasa rileks saja hingga rongga dadanya terasa longgar dipenuhi oleh oksigen. Aluna duduk dan menoleh ke samping. Awan masih dalam kondisi terpejam seperti biasanya. Ia kemudian menggulir bola mata menyapu jam di dinding. Waktu menunjukkan satu jam lebih siang dari jam Aluna biasanya bangun. "Apakah penyakitku membaik di rumah? Aku sedikit bangun kesiangan? Tapi kenapa? Aku tidak melakukan apapun di rumah. Awan tidak melakukan sesuatu padaku bukan selama aku tidur?" Aluna semakin penasaran dengan dirinya. Belakangan ini tidur Aluna nyenyak. Dia ingin menemukan sesuatu yang bisa meredakan sleep a

