Eps. 44 Mencuri Ciuman

1254 Kata

Awan berdesis karena Aluna menuang banyak alkohol di lukanya, rasanya lukanya ini seperti terbakar. Ditambah Aluna mengusap kasar luka itu dengan kapas, tak ada lembutnya sama sekali. "Aluna, sepertinya kamu akan membuat luka di lenganku ini berdarah kembali. Ini perih sekali. Hiss!" "Diam. Lukamu sudah lama. Sepertinya lebih dari tiga jam dan belum diapa-apakan. Aku mempercepatnya agar lukamu bersih. Kamu juga tak akan terus merintih." Awan benar-benar merasa perih bukan sekadar akting saja. Lalu kenapa dia tak memanfaatkan situasi yang ada saja? Bila Aluna mebuatnya terasa sakit, maka dia akan sedikit meminta imbalan darinya. Bolehkah? "Awan jangan terus gerakan tanganmu. Kapan aku bisa selesai mengobati lukamu?" Awan memang beberapa kali bergerak, itu karena tangannya terasa per

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN