Eps. 51 Hati Sedingin Es

1238 Kata

Mendengar suara ledakan, semua tim yang ada di arena segera berlari ke tempat sumber suara ledakan. Terlihat asap mengepul di sana. Motor hancur. "Nona, aku sudah peringatkan melarang membawa motor itu sendiri. Bagaimana nanti aku menghadapi Pak Niam?" Joki Aluna terlihat frustasi meraup muka di tengah kepulan asap bercampur api. Bila motor kondisinya sudah parah seperti itu lalu bagaimana kondisi pengemudinya? Tidakkah sama saja? Di tengah kesedihannya, terdengar suara panik menyapa pendengaran. "Mana petugas medisnya? Cepat bawa Aluna dan rawat dia sekarang juga." Awan keluar dari kepulan asap dengan membopong Aluna, membuat joki merasa lega. "Sebentar, aku panggilkan petugas medis." Joki kemudian memanggil petugas medis yang ada di titik lain, datang ke tempatnya. Di tangan Awan,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN