Apartemen mewah Kirana yang biasanya terlihat luas, sunyi dan begitu dingin saking tak ada penghuni lainnya, ternyata siang ini sudah dipadati wartawan dari beberapa media TV dan online yang datang memenuhi undangan Kirana. Ia sudah memantapkan hatinya untuk menggelar konferensi pers demi mengklarifikasi insiden buruk yang menimpanya. Tanpa perlu mengandalkan bantuan dari managemen terutama manager, Kirana pun punya akses untuk menghubungi wartawan. Dan di sinilah ia berada sekarang, duduk di ruang tamunya yang sudah penuh dengan kamera dan awak media yang menyorotinya dari berbagai sudut. Kirana tidak peduli, rasa malunya sejak kemarin sudah mati. Yang ada dalam hatinya justru kepuasan yang membuatnya menahan tawa saat melihat reaksi wajah orang-orang yang menatapnya dengan ekpresi jijik.

