Bab 14. Menguntit

895 Kata

“Bang,,” Alifa memegangi tangan Ijal, saat mendapati Adrian bersamanya. “Jangan,,” larang Alifa. Terakhir keduanya bertemu berujung dengan kekerasan. Alifa tidak mau hal tersebut kembali terulang hari ini. “Dia siapa?” Kiara menatap Andira dengan tatapan bingung, Ijal segera meraih dan menggendongnya, seolah menunjukkan pada Adrian untuk tidak mendekati Kiara lagi. “Kiara,” panggil Adrian dengan tatapan sedih, kedua matanya berkaca-kaca. Adrian melangkah, mendekat. Namun Ijal sudah terlebih dulu mundur. “Dia tidak terbiasa dengan orang baru, jangan dipaksakan.” Alifa menghalangi langkah Adrian saat hendak mendekat lagi. “Dia sudah terbiasa hidup tanpa sosok ayah.” Ijal pun ikut bicara, tatapan tajam penuh kebencian itu terlihat jelas di wajahnya. Adrian sangat ingin memeluk Ki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN