Bab 16. Perubahan

746 Kata

“Ada yang kurang?” Alifa memperhatikan raut wajah Rianti yang tidak terlihat begitu antusias seperti biasanya. Wajah cantiknya terbungkus aura mendung yang terlihat jelas sejak tadi. “Ini desain mentahnya, kalau Ibu nggak suka bisa dirombak lagi. Sebutkan saja seperti apa maunya.” Alifa membawa desain rumah impian miliknya, menunjukkan pola mentah yang nantinya akan disulap sedemikian rupa hingga menjadi rumah impian. Ia memang tidak berniat menjualnya, namun saat ini ada kebutuhan dan biaya yang sangat besar yang mungkin tidak dapat ditutup dengan gaji. Kesempatan untuk menjualnya pun datang sendiri, ia hanya perlu menjualnya dengan harga tinggi. Sepertinya tidak akan rugi, karena Rianti pasti akan membayarnya dengan harga fantastis walaupun harus merelakan desain rumah impiannya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN