Bab 11 - Perkenalan dan Penolakan

1129 Kata

Dara keluar dari kamarnya sambil mengucek mata. Masih separuh mengantuk. Ia berjalan menuju meja makan tanpa curiga sedikit pun. Sampai ia melihat dua sosok perempuan yang sama sekali tidak ia kenal sedang duduk di sana. Satu wanita tampak lebih dewasa. Wajahnya lembut meski sedikit pucat. Dan di sampingnya ada gadis remaja yang terlihat lebih tegas. Memegang gelas dengan kedua tangan seolah takut menjatuhkannya. Dara langsung berhenti di ambang meja makan. “Eh… Siapa kalian?” tanyanya refleks. Suaranya tercampur kaget dan bingung. “Kalian… Sejak kapan ada di sini? Kok aku nggak lihat ada orang baru datang?” Kedua wanita itu saling pandang, jelas canggung. Kirana mencoba tersenyum sopan. Sementara Davina hanya menunduk. Bersembunyi di balik rambutnya. “Kami…” Kirana membuka suara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN