Setelah drama hamil dan ngidam, kali ini drama mengurus bayi dimulai. Untung saja drama melahirkannya tidak banyak terjadi. Di temani oleh Ibu yang notabenenya adalah mertua Husniah, istriku melahirkan dengan lancar. Meskipun dia melahirkan bayi kembar, tapi semua berjalan dengan lancar dan tanpa banyak drama. Ibu hanya bisa membantu mengurus bayi-bayi kami selama setengah bulan saja. Selain tidak betah berlama-lama di kota, ada Bapak yang harus ditemani di rumah. Kami menyewa Babysitter untuk membantu merawat bayi-bayi itu. Hunsiah gagal memberikan ASI langsung dari sumbernya, selain karena baru pertama, bayi-bayi itu kadang tak sabar jika berganti dan akhirnya dibantu dengan ASI perah dan menggunakan Dot. Lalu akhirnya mereka berdua bingung pu-ting permanen yang menyebabkan mereka t

