28. Langkah Awal

1516 Kata

"Aku dijodohkan." Putri berkata sambil menunduk. Nafas Dewa berhenti. Matanya membelalak. Dia tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya. Apa dia sedang berhalusinansi? pikirnya. Dengan secepat kilat, Dewa menarik tangan Putri dan membawanya ke cafe kampus. Mereka butuh tempat sepi dan privasi. Dewa mengajak Putri duduk di sisi luar cafe yang sepi. "Kak, katakan sesuatu. Apa yang harus aku lakukan?" tanya Putri. Mata Putri memerah. Suaranya bergetar. "Kapan? Kapan perjodohannya? Siapa dia? Apa kau akan segera menikah?" Dewa bertubi-tubi memberi pertanyaan. Dia perlu tahu semua tentang rencana konyol ini. Dia tidak habis pikir dengan orang tua Putri yang berniat menjodohkan anaknya yang masih berumur 19 tahun. Apa yang ada di benak mereka? Pikir Dewa. "Tadi malam kami bertemu. Dia dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN