Karin tidak berani pulang dengan kondisi seperti ini ia memesan satu kamar hotel untuknya menginap, di rumah ada Kevin, Karin takut jika Kevin tau dirinya berbuat gila dengan Altar Kevin akan menghajar Altar tak peduli jika itu adalah kesalahan yang Karin ciptakan. Ruangan persegi yang Karin tempati saat ini terasa sangat kosong rasanya hanya ada dirinya sendiri yang mencintai Altar selama ini melihat respon Altar setelah mereka melakukan hubungan intim tadi. Tak ada raut wajah ramah yang sering Karin lihat namun yang ada Altar bermuka masam yang baru kali ini Karin lihat. Karin duduk di tepi tempat tidur melepaskan tas selempang miliknya di meja lalu helaan nafas berat keluar dari bibir Karin sembari menyentuh perutnya yang rata. Apa mungkin dengan satu kali percobaan Karin bisa mengan

