Chapter 5

2111 Kata

Altar duduk di sofa dengan tangan memegangi kepala yang menunduk sedangkan Karin di atas tempat tidur berbaring miring membelakangi Altar dengan air mata yang terus menetes. Karin berusaha memutus urat malunya di depan Altar tapi respon Altar sungguh di luar perkiraan Karin, Altar bukan orang yang mudah untuk di goda agar bisa melakukan hubungan dewasa. Kini waktu sudah menunjukkan pukul satu dini hari tapi Altar masih merasa pusing dengan apa yang Karin ingin lakukan, padahal kemarin ia dan Karin masih baik-baik saja tapi kenapa tiba-tiba Karin sangat ingin melakukan hubungan dewasa apa karena Karin baru saja mengalami puber?. Tidak, pasti ada alasan kenapa Karin memaksanya untuk melakukan itu, Altar melihat bahu Karin yang membelakanginya, Karin mengenakan selimut tapi Karin masih men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN