Bab 15

1176 Kata

Bab 15: Perjamuan Terakhir Sang Manipulator Matahari Jakarta tertutup polusi yang menggantung seperti tirai abu-abu saat Aurora melangkah masuk ke sebuah gedung perkantoran mewah di kawasan Sudirman. Ini bukan kantor pemerintahan, melainkan markas besar firma hukum milik keluarga Nadia Rahma—sebuah benteng kaca yang dirancang untuk menghancurkan reputasi tanpa perlu menumpahkan setetes darah pun. Di dalam ruang rapat utama, Arya Satya sudah menunggu. Ia tampak berusaha keras mempertahankan sisa-sisa wibawanya, namun lingkaran hitam di bawah matanya dan cara dia terus-menerus memutar-mutar cincin di jari manisnya menunjukkan bahwa dia sedang berada di ujung tanduk. Nadia duduk di kepala meja, memegang kendali atas ruang itu seolah dia adalah seorang ratu yang sedang memimpin pengadilan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN