BAB 23

1624 Kata

Sellina mengambil bahan makanan dari kulkas. Lalu dengan cekatan ia mulai mengiris-iris beberapa bahan tersebut di atas talenan. “Aku sudah siapkan makanan sebelum kamu datang. Sekarang hanya tinggal memanaskan dan menambahkan bahan pelengkap.” Tak lama kemudian aroma masakan yang tampak lezat memenuhi dapur. Terdengar suara piring dikeluarkan Sellina dari dalam rak. Ia lalu menatanya di meja makan. Alaric hanya diam dan memperhatikannya dari jauh. Malam ini Alaric ketemuan dengan Sellina lagi di bistro. Ia kira mereka akan langsung bicara soal beberapa perkembangan terakhir, tetapi ternyata Sellina malah memasakkan makan malam untuk berdua. Alaric tak tega melihat tatapan mata Sellina yang meminta dia untuk makan malam bersama. Padahal seandainya ia tahu bahwa kegiatan malam ini sebatas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN