Gentala terkesiap dalam tidurnya ketika merasakan sebuah gerakaan dari tangan yang ia pegang. Matanya langsung terbuka dan mendapati Denallie menangis dalam diam. Tentu saja Gentala panik namun berusaha tenang di hadapan istrinya yang kondisinya sedang tidak baik-baik saja. “Denallie, kamu sudah bangun?” tanya Gentala pelan. “Jangan …jangan mendekat! Pergi, pergi dari sini!” teriak Denallie. Reaksi yang tidak terduga bagi Gentala. “Sayang, ini aku, Gentala. Tenang ya, kamu aman di sini.” Denallie histeris, mencoba turun dari tempat tidur bahkan nyaris membuka selang infus yang terpasang di tangannya. “Jangan sentuh aku! Jangan mendekat, pergi! Pergi!” Melihat kondisi Denallie yang tidak biasa, Gentala berusaha memeluk istrinya, berharap wanita itu tenang. Nyatanya istrinya terus beron