“Erka dan Vella tidak tinggal di sini. Setelah pulang dari Paris, mereka pindah ke rumah baru yang sudah disiapkan Erka.” Bu Risma berbicara dengan begitu jengkel. “Kamu boleh menunggu mereka sampai besok pagi pun. itu hak kamu. karna mereka memang tidak akan pulang ke sini.” Agung menghela nafas penuh kesal. Ini untuk yang ke tiga kali dia berkunjung ke rumah yang dia ketahui adalah milik suami Vella. Semenjak Vella pergi dari rumah karna Saras hampir membuat Kaela mati, Agung tak pernah lagi bertemu dengan Vella atau pun Kaela. Bukan rindu, hanya … dia tak rela jika yang dulu selalu dihina justru sekarang lebih bahagia dari dirinya. “Boleh saya meminta nomor Vella?” benar-benar tak patah semangat untuk mengganggu ketentraman mantan suami. Bu Risma menghela nafas kasar. “Sebentar.” *
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


