Sambil menyesap kopinya, Reno memandang rintik hujan dari ruang makan. Duduk dengan satu tangan bersandar pada ujung meja dan memikirkan banyak hal. Salah satunya ialah, perihal pembicaraannya dengan Lita tadi malam. Apa sebenarnya yang Reno inginkan? Mengapa belakangan ini sosok Lita begitu mengusik pikirannya? Sampai-sampai, Reno melakukan beberapa hal yang dirasa tidak masuk akal. Yang terjauh adalah, Reno sampai mengaku-ngaku dirinya adalah calon suami Lita di depan Zaldy. "Dah sarapan?" Suara Fathiya seketika memecah lamunan Reno. Ia menoleh pelan dan melihat sang mama duduk berseberangan dengannya. "Belum." Pandangan Reno kembali beralih pada rintik hujan di luar sana. "Kemarin, aku ke rumah Lita." Fathiya hanya menarik napas panjang. Tidak berniat merespons, karena mereka past

