“Ada urusan apa, sampe pak Reno datang ke sini malam-malam?” Radit segera menginterogasi Lita setelah Reno pergi dari rumahnya. Ia khawatir, Lita kembali membuat masalah dan menyusahkan keluarga. Lita mengendik sambil menurunkan Tirta dari gendongan. “Nggak ada apa-apa. Kita cuma ngobrol-ngobrol.” “Nggak mungkin.” Radit menghalangi langkah putrinya yang hendak berbelok ke kamar. “Kamu nggak bikin masalah lagi, kan?” “Nggak,” jawab Lita singkat, lalu menunduk dan kembali menggendong Tirta. Lebih baik cepat-cepat masuk ke kamar, daripada menghadapi bapak yang terus saja curiga kepadanya. “Terus ngapain dia ke sini?” Radit tetap saja menghalangi jalan Lita, karena belum puas dengan jawaban putrinya. Demi apa pun itu, Radit tidak ingin membuat masalah dengan keluarga Dewa. Ancaman yang per

