21~Bukan Cinderella

1706 Kata

“Reno, jangan bikin baper anak orang.” “Ha?” Reno terkekeh dan tidak mengerti ke mana arah pembicaraan Abraham. “Siapa yang aku bikin baper?” “Lita.” Telunjuk Dewa mengitari bibir cangkir kopinya dengan perlahan. Menatap Reno dengan senyum miring, penuh curiga. “Ngapain harus ngambilin dia makan segala?” Para pria memilih tetap berada di restoran, sementara yang lain telah pergi berbelanja dengan kedua bayi yang berada di stroller. “Jangan main-main sama Lita,” timpal Abraham kembali bersuara dan memberi peringatan. “Cari perempuan lain kalau mau main-main, karena dia terhitung masih keluarga Rindu.” “Siapa yang mau main-main sama Lita?” Intonasi Reno sedikit meninggi. “Apa salahnya ngambilin dia makan? Om lihat sendiri dia megang Tirta sambil—” “Reno ... Reno ...” Dewa terkekeh. “Ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN