Balbara menatap klub malam di depannya. Ia mendengkus dan menggeleng pelan, ketika dirinya kembali masuk ke dalam sini dengan tujuan untuk menggoda lelaki tua yang sudah dibayar oleh Mario dan Xavier. Kedua lelaki itu memang cupu. Tidak bisa untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Dan malah meminta tolong Felix untuk melakukan itu. Tinggg! Suara ponsel Balbara yang berbunyi dengan cepat Balbara mengambil benda pipih tersebut. Lalu dia membuka pesan yang masuk. [Sayang, ayo, cepat masuk ke dalam!] Balbara mendengkus membaca pesan dari suaminya ini. Balbara menoleh ke belakang dan melihat mobil suaminya. Dan ia tahu kalau suaminya itu ada di dalam mobil. Balbara mengacungkan jari tengah. “f**k!” ucap Balbara tanpa suara. Balbara masuk ke dalam klub malam dengan gaun pendeknya yang b