14.2 end

2098 Kata

Amira langsung berdiri begitu Kakek dan suaminya pulang. Dengan perut buncitnya itu, Amira berjalan ke depan untuk melihat sang suami yang sengaja ke Itali hanya untuk makan pizza yang dulu pernah mereka makan ketika bulan madu. Selama kehamilannya ini, Amira tidak merasakan ngidam sama sekali. Yang penting baginya adalah tidak kelaparan. Ammar lah yang terlihat mengidam setiap harinya. Seperti hari ini, suaminya tiba-tiba ingin makan pizza dan dia langsung terbang ke Itali bersama Kakek. Akibatnya hampir tiga jam Amira mati kebosanan karena sang suami melarangnya ikut. Katanya meskipun dokter belum melarang Amira terbang, lebih baik Amira dan Ari tidak kemana-mana dulu. “Buka baju!” ucap Amira saat sudah berada dalam jarak dua meter dengan sang suami. “Kakek ga apa-apain suami kamu, Ami

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN