Kesiap Amira teredam karena bibirnya kini tengah dipagut oleh Ammar. Untuk pertama kalinya. Amira tidak mampu membuka kedua matanya karena setiap gerakan kecil yang Ammar buat di atas bibirnya mengantarkan sengatan listrik pada tubuhnya. Ini juga pertama kalinya Amira merasakan perasaan menggelitik di perut dan dadanya saat dicium. Tidak hanya itu kedua lututnya kembali lemas seperti kejadian di bandara hari itu. Amira siap untuk jatuh terjengkang. Hari itu di bandara memang banyak orang tapi mereka punya tujuannya masing-masing. Berbeda dengan hari ini di mana mereka datang khusus untuk menyelamati Amira dan Ammar juga Divy dan Umar. Sudah pasti lebih banyak orang yang menatapnya saat ini. Ammar memulai semua ini karena kesal tapi berakhir dengan sangat menyukai kegiatan yang sedang me

