12.1

1799 Kata

Ucup merangkul kedua putrinya yang datang dengan tangisan lebih parah darinya. Ia sudah berusaha untuk bicara pada mereka agar tidak menangis karena hal itu hanya akan membuat diri mereka terlihat seperti badut nantinya. Tapi Ucup diabaikan. Kini di tengah tangisnya Ucup tertawa. Begitu bahagia saat menyadari bahwa sampai kapanpun, ia tidak akan pernah kehilangan Amira Queensha Amzari dan Divya Jacinda Amzari. Ucup merasa bodoh sekali karena sempat berpikir seolah waktu dengan putri-putrinya ini akan berakhir hanya karena mereka sudah menikah. Menoleh pada wanita yang dari tadi selalu setia berdiri mendampinginya, Ucup kemudian mengedip. Menunjukkan bahwa Vani, istrinya yang juga sedang menangis sudah sepatutnya untuk cemburu karena sang suami memiliki empat wanita yang akan selalu mendap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN