Setelah nyaris dua minggu liburan ke negara-negara tetangga akhirnya disini lah Amira dan Ammar. Menikmati makan malam di kamar hotel dengan view utama menara Eiffel. Keduanya baru saja sampai dari Roma dan langsung memesan room service. “Aku harus mandi pokoknya,” ucap Amira sebelum menelan suapan pertamanya. “Mau keramas juga, kamu mau bantu keringin rambut aku?” tanya Amira pada Ammar. Sang suami mengangguk pelan. Sejak beberapa hari belakangan sangat sulit mendapati Amira mengajaknya bicara seperti sekarang. Apalagi meminta tolong. Tepatnya lima hari yang lalu di Swiss, Ammar menghadapi situasi darurat dimana kedekatannya dengan Amira terancam. Amira mendapatkan tamu bulanannya dan Ammar kembali menjauhkan sang istri dari obat andalannya. Tepat seperti waktu itu di Jepang. Akibatny

