Selly datang tidak lama setelah oma Yeni dan opa Kusuma tiba. Aruna jadi bisa membersihkan tubuh dan mengganti pakaian. Sesungguhnya dia merasa sangat tidak nyaman menggunakan pakaian tidur dengan celana sangat pendek itu apa lagi di depan Adrian dan kedua orang tuanya. Isvara sudah bangun dan sedang dipangku opa Kusuma ketika Aruna keluar dari kamar mandi. “Mamiiii,” panggil Isvara dengan mata berkaca-kaca. Aruna tidak melihat selang infus di tangan Isvara. “Ini Mami, sayang,” kata Aruna hanya mendekat tidak bermaksud untuk mengambil alih Isvara dari opa Kusuma. Aruna menempelkan punggung tangan di kening Isvara untuk mengecek suhu tubuhnya. “Udah turun ya demamnya.” Aruna bergumam. “Kirain tadi Mami pergi.” Isvara merajuk dengan suara manja. “Enggak … Mami cuma mandi.” A