Malam itu, mansion Hanzel terasa seperti sangkar emas yang semakin sempit bagi Zee. Setelah panggilan telepon dari Arkan, benih keraguan mulai tumbuh di hatinya, bercampur dengan keinginan kuat untuk mengetahui kebenaran yang lebih dalam. Hanzel memang memberinya kekuatan, tetapi Arkan adalah satu-satunya jembatan menuju masa lalu Zella yang murni, satu-satunya yang mungkin bisa memberinya perspektif tanpa filter dendam. Zee tahu Hanzel tidak akan pernah mengizinkannya pergi sendirian, apalagi untuk menemui Arkan. Paman tirinya itu telah memperketat pengamanan, bahkan menempatkan pelacak GPS canggih di kalung berlian yang ia kenakan. Namun, Zee, dalam transformasinya menjadi 'Zee' yang licik, juga telah belajar bagaimana memanipulasi. Ia menunggu hingga dini hari, saat sebagian besar pen

