ISJD JILID II (50)

1031 Kata

Di rumah, Sakha dan Alifia ditemani Ibu Beti, ada pula Ibu Panti, tentu saja Hana terutama. Jadi, Rahee tidak perlu terlalu mencemaskan mereka. Well, sekarang Rahee boleh pulang. Tapi seperti biasa, anak-anaknya ditahan beberapa hari di ruang perawatan. Maklum, bobotnya belum sepadan dengan kata normal. Perut Rahee masih agak membengkak. Menurut Altarik sih bukan hanya perut, tapi paha dan d**a juga mengembang dua kali lipat. Suka deh. Ehm. Altarik anti jaim-jaiman orangnya, jadi ya pahamlah ... kalau suka, bilang suka. Kalau nggak, ya bilang nggak. "d**a kamu makin tumpah-tumpah aja ya, Ra." Mr. Altarik berbisik sewaktu tinggal berdua di kamar dengan istrinya. Sebelum kemudian dua krucilnya datang dan menyerbu sang Mama. "Dedeknya mana?" tanya Fia. Rahee mengusap kepala anak-anakn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN