"Soal tadi maaf, ya." "Nggak usah dibahas." Oke. Jae akan alihkan obrolan dari dia yang melihat aset perempuan kepada sebuah pertanyaan. Yakni, "Abis dioperasi gitu, tapi s**u kamu masih bisa diremas, kan?" Berhenti. Raya mendelik kepada Jae yang melotot ngeri atas kalimat sendiri. Lalu perlahan-lahan berwajah menyesal, menepuk pelan mulutnya, juga mata sejenak terpejam sambil beristigfar. Sumpah ya, Jae merasa hari ini dia solimi banget sama Raya. "Kayaknya aku mending gak usah ngomong, ya?" Jae peragakan jurus kunci bibir sambil ber-peace ria. Dua jarinya diacungkan ke udara tanda maaf. Di sana ... wajah Raya memerah, juga kecut karena kesal dan marah. Ah, nggak tahu lah! Pokoknya Raya mau minta tanggung jawab. Titik, nggak pakai koma, apalagi K-nya diganti jadi D atau T. Maka,

